Arsip untuk Agustus, 2008
Saya sama sekali tidak tahu kalau ternyata kartun juga mempunyai kaitan dengan kaligrafi. Suatu hari teman saya Wahyu Kokkang, kartunis di koran Jawa Pos, bilang bahwa di negara yang mengenal kaligrafi rata-rata mempunyai kartunis-kartunis andal. “Sebut saja, Iran, Syiria, Kuwait, Turki, mereka mempunyai kartunis-kartunis hebat,” katanya. Kemudian dia menganalisis, bahwa memang ada kaitan dengan kaligrafi [...]
Selain kaligrafi murni, dalam dunia kaligrafi juga mengenal lukis kaligrafi. Meski terkesan mendikotomi, lukis kaligrafi tidak lebih hanya sebuah perkembangan media yang tidak hanya “terpenjara” di atas kertas. Tidak hanya di tanah air, lukisan di Timur Tengah juga telah banyak mengambil objek-objek huruf sebagai bagian yang utama. Lukis kaligrafi adalah sebuah lukisan dengan mengambil objek [...]
Istilah ini muncul tidak lepas dari perkembangan kaligrafi kontemporer, di mana huruf bukan menjadi sesuatu yang utama, tetapi juga keindahan yang merupakan unsur dari kaligrafi itu sendiri. Kaligrafi pada awalnya merupakan seni memadukan huruf dengan jenis tertentu sesuai dengan kaidah akhirnya “keluar jalur” tanpa memedulikan kaidah baku. Nah, yang tetap mengikuti kaidah baku –sesuai dengan [...]
Awalnya adalah coretan, kemudian mengalami pergeseran. Huruf timbul setelah evolusi simbol. Bukan lagi spesifik, tapi bisa dirangkai menjadi bermacam-macam “kalimat”. Ketika huruf-huruf di blog ini terangkai, tentu Anda kemudian bisa membaca. Tanpa huruf, mustahil “kalimat” saya bisa tersampaikan. Namun tidak sesederhana itu akhirnya. Meskipun huruf sudah “ditemukan”, akhirnya menemukan ruang untuk mempercantik bentuk. Dari sanalah [...]
Dalam buku Ekspresi Seni Kaligrafi karangan Aklaman disebutkan, bahwa perkembangan kaligrafi dalam Islam sejak awal menunjukkan keeratan dengan Alquran. Hal itu mengingat bahwa semangat kaligrafi juga merupakan semangat melestarikan Alquran. Bahkan, Alquran ditulis dengan kaligrafi elok dengan ukiran emas. Kaligrafi mempunyai makna-makna yang sangat kompleks seperti yang ditunjukkan oleh naskah yang ditulis Attauhidi, seorang penulis [...]
Al-khath handasatun ruhaniyyah, dzaharat bi aalatin jasmaniyyah –Yaqut Al-Mushta’shimi Banyak istilah yang menjabarkan tentang kaligrafi. Seperti menurut Yaqut Al-Mushta’shimi, kaligrafer kenamaan periode Turki Utsmani, menyebut bahwa kaligrafi merupakan ilmu hitung ruhaniyah (bersifat ruhani) yang tampak dengan alat jasmani. Ubaidillah Ibn Abbas menyebut kaligrafi sebagai “lisanul yadd” alias lidahnya tangan. Mengapa disebut lidahnya tangan? Karena dengan [...]
Sebagaimana posting sebelumnya, bahwa kaligrafi merupakan tulisan tangan yang indah sebagai hiasan. Definisi kaligrafi semacam itu sangatlah umum, maka kaligrafi dipersempit lingkupnya menjadi kaligrafi islam. Mengapa bukan kaligrafi arab, toh tulisannya berhuruf Arab? Sekilas tampaknya, kaligrafi arab juga tepat. Namun, jika diteliti lebih jauh, ternyata Arab tidak identik dengan Islam. Bahkan, akhir-akhir ini muncul penggemar [...]
Kata kaligrafi berasal dari bahasa Yunani. καλλι (kallos) berarti indah dan γραφος (graphẽ) yang artinya tulisan. Menurut wikipedia, kaligrafi adalah seni menulis indah dengan pena sebagai hiasan. Artinya, kaligrafi merupakan tulisan indah yang dihasilkan oleh tangan. Kaligrafi dalam bahasa kita sering diasosiasikan terhadap tulisan Arab. Padahal tidak. Semua tulisan tangan yang indah bisa disebut dengan [...]
Alhamdulillah, agaknya para penggemar kaligrafi di tanah air (Indonesia) sudah mewabah. Ini terbukti dengan sulitnya membuat domain wordpress yang sederhana. Menggunakan domain belajarkaligrafi.wordpress.com rupanya sudah ada yang memakai. kaligrafiislam.wordpress.com pun sudah ada yang menggunakan. Bahkan, untuk domain yang sederhana pun, kaligrafi.wordpress.com, juga sudah ada yang mengapling. Tak apalah. Dengan domain yang lumayan panjang, akhirnya belajarkaligrafiislam.wordpress.com [...]


